BERITA HARIAN

Berita harian terupdate di Indonesia

Israel Gempur RS Gaza, 5 Orang Tewas Termasuk Pemimpin Politik Hamas

Gaza City – Serangan udara Israel menghantam sebuah rumah sakit di Jalur Gaza pada Minggu (23/3) waktu setempat. Sedikitnya lima orang tewas akibat gempuran Tel Aviv itu, dengan salah satu korban tewas merupakan pemimpin politik Hamas.
Militer Israel dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Senin (24/3/2025), mengklaim serangannya menargetkan seorang tokoh kunci dalam kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan serangan Israel menghantam departemen bedah di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Jalur Gaza. Militer Tel Aviv mengatakan serangannya mengikuti petunjuk intelijen yang ekstensif dan menggunakan amunisi yang tepat untuk meminimalkan kerusakan di area tersebut. Kelompok Hamas, dalam pernyataan terpisah, mengakui salah satu anggota kantor politiknya yang bernama Ismail Barhoum telah tewas.

Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, mengonfirmasi target serangan itu adalah Barhoum. Namun militer Israel tidak menyebut nama target serangannya, yang hanya digambarkan sebagai “seorang teroris kunci” dalam kelompok Hamas. Laporan Al-Aqsa TV, yang dikelola Hamas, menyebut Barhoum sedang dirawat di rumah sakit tersebut karena luka-luka yang dideritanya akibat serangan sebelumnya. Israel menuduh Hamas secara sistematis bersembunyi di rumah sakit, sekolah, dan tempat penampungan. Tuduhan itu dibantah keras oleh Hamas. Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan api berkobar di lantai tiga bangunan yang tampaknya merupakan rumah sakit tersebut. Reuters tidak dapat segera memverifikasi keaslian video tersebut.

Setelah dua bulan diselimuti ketenangan, warga Gaza kembali harus melarikan diri untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel. Rentetan serangan udara dan operasi darat dilanjutkan oleh Tel Aviv untuk melawan Hamas. Selain Barhoum, menurut Hamas, seorang pemimpin politik lainnya dari kelompok itu, Salah al-Bardaweel, tewas dalam serangan terpisah di area Khan Younis. Militer Israel mengonfirmasi Bardaweel tewas pada Sabtu (22/3). Baik Barhoum maupun Bardaweel merupakan anggota badan pembuat keputusan Hamas yang beranggotakan 19 orang, yang disebut kantor politik Hamas. Sebanyak 11 anggota di antaranya, menurut sumber internal Hamas, telah tewas sejak perang dimulai akhir tahun 2023 lalu.

Laporan otoritas kesehatan Gaza menyebut sedikitnya 45 warga Palestina tewas akibat rentetan serangan udara Israel terhadap Rafah dan Khan Younis pada Minggu (23/3).
Sementara para pejabat Palestina mengumumkan total korban tewas akibat perang Gaza selama nyaris 18 bulan terakhir telah melampaui 50.000 orang. Sebagian besar korban tewas, menurut para pejabat kesehatan setempat. merupakan warga sipil. Namun Israel menyebut angka itu mencakup sekitar 20.000 petempur Hamas dan aliansinya. Hamas tidak pernah mengungkapkan jumlah petempurnya yang tewas dalam perang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *